Warta Nusantara Online | Langgur,– Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) secara resmi menyambut kedatangan Rumah Sakit (RS) Kapal Nusa Waluya II yang berlabuh di Desa Elat, Kecamatan Kei Besar. Kedatangan unit layanan kesehatan apung ini disambut positif oleh jajaran pemerintah daerah sebagai wujud kepedulian terhadap akses kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan.
Sambutan hangat tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Malra, Charlos Viali Rahantoknam, saat membuka rangkaian Pelayanan Medis Gratis dalam rangka Misi Sosial Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE), Selasa (8/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Wabup Viali membacakan sambutan Bupati Muhammad Thaher Hanubun yang mengucapkan selamat datang kepada tim medis dan mendoakan kelancaran misi mereka selama berada di Pulau Kei Besar (Nuhu Yut).
Wabup Viali menyatakan bahwa kehadiran RS Kapal Nusa Waluya II menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Malra, khususnya warga Kei Besar. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan doctorSHARE dan para donatur yang telah memilih Maluku Tenggara sebagai lokus pelayanan kesehatan gratis.
“Kehadiran kapal rumah sakit ini adalah bukti komitmen berbagai pihak, khususnya Yayasan Dokter Peduli, yang peduli akan kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan dan terpencil,” ujar Wabup.
Menyinggung kondisi geografis Malra yang terdiri dari 75 pulau, Wabup menjelaskan bahwa tantangan distribusi layanan kesehatan cukup kompleks. Saat ini, Malra hanya memiliki dua rumah sakit dan 21 Puskesmas yang tersebar di 11 kecamatan. Oleh karena itu, kehadiran spesialisasi dokter dari RS Kapal Nusa Waluya II dinilai sangat membantu menjawab kerinduan masyarakat Kei Besar akan layanan kesehatan tingkat lanjut.
Dalam arahannya, Wabup juga menyampaikan terima kasih kepada Kantor Cabang BPJS Kesehatan Ambon atas dukungan akomodasi klaim biaya rujukan ambulans bagi fasilitas kesehatan di Kei Besar. Ia berharap ke depan, skema kapitasi khusus bagi Puskesmas di wilayah tersebut juga dapat menjadi perhatian serius dari BPJS Kesehatan.
Untuk memaksimalkan manfaat program ini, Wabup menginstruksikan para Camat, Kepala Ohoi (Desa), Kepala Puskesmas, hingga kader Posyandu untuk menyosialisasikan layanan gratis tersebut secara luas. Masyarakat dihimbau untuk segera memanfaatkan layanan ini, dengan difasilitasi mobilisasi dari desa masing-masing menuju lokasi pelayanan di Elat.
“Semoga pelayanan RS Kapal Nusa Waluya II di Kei Besar tidak hanya berlangsung pada tahun 2026 ini saja, namun dapat berjalan rutin di tahun-tahun mendatang,” harap Wabup Viali.
Layanan kesehatan gratis oleh RS Kapal Nusa Waluya II dijadwalkan berlangsung mulai 8 September hingga 1 November 2026.
Editor: Thony Pohwain
