-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati MBD Perketat Seleksi Beasiswa, Utamakan Prestasi Akademik dan Keluarga Kurang Mampu

9/07/2026 | September 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-07T07:28:24Z

Warta Nusantara Online | Tiakur, – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mengumumkan kebijakan baru terkait pemberian beasiswa bagi mahasiswa daerah. Ke depan, seleksi penerima beasiswa akan diperketat dengan memprioritaskan dua kriteria utama, yaitu prestasi akademik dan kondisi ekonomi keluarga yang kurang mampu.


Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Bupati MBD, Benyamin Th. Noach, dalam arahannya pada Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemkab MBD, Senin (7/9/2026).


Bupati Noach menjelaskan bahwa mekanisme pemberian beasiswa akan diatur lebih rinci melalui Peraturan Bupati (Perbup). Salah satu poin penting dalam regulasi tersebut adalah penetapan standar Indeks Prestasi (IP) atau Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum bagi calon penerima.


Menurutnya, langkah pengetatan ini diperlukan mengingat keterbatasan anggaran daerah. Pemerintah ingin memastikan bahwa bantuan pendidikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.


“Anggaran kita juga terbatas. Kita harus tertib untuk memastikan bahwa mahasiswa yang betul-betul membutuhkan dan belajar sungguh-sungguh mendapat prioritas,” ujar Bupati Noach.


Ia menekankan bahwa pemerintah daerah tidak ingin anggaran pendidikan dikucurkan tanpa mempertimbangkan kesungguhan penerima dalam menempuh studi. Oleh karena itu, kombinasi antara kemampuan akademik yang baik dan latar belakang ekonomi yang membutuhkan menjadi kunci dalam seleksi tahun-tahun mendatang.


Fokus pada Tenaga Kesehatan


Selain kriteria umum tersebut, Pemkab MBD juga akan memberikan perhatian khusus bagi mahasiswa yang mengambil bidang kesehatan, khususnya jurusan kedokteran dan pendidikan dokter spesialis.


Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak daerah akan tenaga medis profesional. Bupati Noach menyebutkan bahwa Pemkab MBD memiliki rencana strategis untuk mengembangkan Rumah Sakit Daerah menjadi rumah sakit tipe C. Pengembangan fasilitas kesehatan tersebut tentu membutuhkan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang memadai, terutama dokter spesialis.


“Kita butuh dokter, kita butuh dokter spesialis. Kalau kita memberikan beasiswa, harapannya mereka kembali dan mengabdi di daerah,” tegasnya.


Beasiswa sebagai Investasi SDM


Bupati berharap, putra-putri terbaik MBD yang menerima dukungan biaya pendidikan dari pemerintah daerah dapat menyelesaikan studi dengan baik dan kembali untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.


Noach juga meminta pemahaman dari masyarakat bahwa kebijakan beasiswa ini merupakan bentuk investasi jangka panjang pemerintah dalam menyiapkan SDM yang berkualitas. Karena itu, penerima beasiswa diharapkan memiliki komitmen tinggi untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya.


Melalui kebijakan yang lebih selektif dan terarah ini, Pemkab MBD optimis dukungan pendidikan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjawab kebutuhan tenaga profesional di berbagai sektor, khususnya kesehatan, di Maluku Barat Daya.


Editor : Thony Pohwain

×
Berita Terbaru Update