SADENGKOLOT – BOGOR | Akses jalan utama di Kampung Sindangwangi, Desa Sadengkolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor kini memprihatinkan. Padahal jalan ini dibangun menggunakan dana APBD Tahun Anggaran 2024, namun baru berjalan kurang dari dua tahun, kondisinya sudah hancur lebur.
Berdasarkan pantauan lokasi, Senin (27/7/2026), permukaan jalan retak hebat, banyak bagian yang amblas, tergerus air, dan berlubang dalam. Sisa struktur beton dan tanah labil membuat jalan ini sudah sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, baik mobil warga maupun kendaraan pengangkut hasil bumi.
Warga Kecewa, Harap Perhatian Pemerintah
"Kami berharap Bupati Bogor, Dinas PU, serta jajaran pejabat terkait mendengar langsung keluhan kami. Anggaran yang besar dari uang rakyat seharusnya menghasilkan jalan yang awet, bukan rusak dalam waktu singkat begini," ujar perwakilan warga.
Warga menekankan bahwa jalan ini sangat vital untuk kegiatan ekonomi dan mobilitas sehari-hari. Saat ini warga terpaksa berjalan jauh atau memutar arah, bahkan sering mengalami kerusakan kendaraan.
"Jangan sampai proyek ini hanya selesai di atas kertas saja. Kami minta pihak berwenang segera turun ke lokasi, cek kualitas pembangunan, dan segera perbaiki jalan ini agar kami bisa beraktivitas kembali dengan aman," tambahnya.
Warga berharap tidak hanya sekadar perbaikan sementara, tapi juga pengecekan menyeluruh terkait standar pembangunan, agar tidak merugikan masyarakat lagi di masa mendatang.
(Warta Nusantara / YOYON SUTION)
