-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Demi Ketertiban UMKM, Dekranasda Malra Aktifkan Kembali Pasar Malam “Toma Kuliner Evav”

9/15/2026 | September 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-16T04:01:15Z

WARTA NUSANTARA ONLINE | Langgur, 15 September 2026 — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Maluku Tenggara kembali mengaktifkan pasar malam “Toma Kuliner Evav” yang berlokasi di kompleks Gedung Dekranasda, Langgur, Senin (15/9/2026).

Reaktivasi pasar malam tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam melakukan penataan aktivitas perdagangan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.

Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memberikan ruang usaha yang lebih tertata bagi para pelaku UMKM, terutama mereka yang bergerak di sektor kuliner. Dengan tersedianya kawasan khusus untuk aktivitas perdagangan malam, pemerintah berharap kegiatan ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih terorganisir tanpa mengurangi fungsi dan estetika kawasan publik.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan (PerindagNaker) Kabupaten Maluku Tenggara, Netty Dahlan Uar, menyampaikan bahwa keberadaan “Toma Kuliner Evav” diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha sekaligus memperkenalkan berbagai produk lokal kepada masyarakat.

Menurutnya, pasar malam tersebut tidak semata-mata menjadi tempat bagi masyarakat untuk berjualan. Lebih dari itu, kawasan tersebut diharapkan berkembang menjadi ruang promosi produk lokal sekaligus salah satu penggerak ekonomi kerakyatan di Maluku Tenggara.

“Keberadaan ‘Toma Kuliner Evav’ bukan sekadar tempat berjualan, melainkan pusat promosi produk lokal dan penggerak ekonomi kerakyatan,” ujar Netty dalam sambutannya.

Sebelumnya, sejumlah pedagang menjalankan aktivitas perdagangan di pelataran Gedung Dekranasda. Selanjutnya, aktivitas tersebut sempat direlokasi ke kawasan Landmark sebagai bagian dari upaya menjaga estetika, ketertiban, serta fungsi ruang publik.

Dengan diaktifkannya kembali “Toma Kuliner Evav”, pemerintah menyediakan lokasi yang lebih terarah bagi para pelaku UMKM untuk menjalankan kegiatan usahanya. Penataan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian ruang bagi pedagang sekaligus menciptakan kawasan perdagangan malam yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Pembangunan fasilitas pasar malam tersebut didanai melalui APBD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun Anggaran 2025 dengan total alokasi anggaran sebesar Rp150 juta. Anggaran tersebut dikelola melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas PerindagNaker Kabupaten Maluku Tenggara.

Peresmian dan pengaktifan kembali pasar malam tersebut turut dihadiri Plt. Ketua TP-PKK Maluku Tenggara, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Kei Kecil, Kepala Ohoi Ohoijang, serta ratusan pelaku UMKM.

Dalam kesempatan tersebut, Netty menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan mendukung terlaksananya program penataan kawasan UMKM tersebut. Kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah ohoi, serta para pelaku usaha dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pasar malam.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap kehadiran kembali “Toma Kuliner Evav” dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Aktivitas perdagangan yang berlangsung pada malam hari diharapkan mampu membuka peluang usaha baru dan meningkatkan perputaran ekonomi lokal.

Selain itu, keberadaan kawasan kuliner tersebut juga dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati beragam produk makanan dan minuman lokal dalam suasana yang lebih tertata.

Pemerintah daerah juga diharapkan terus melakukan evaluasi terhadap pengelolaan kawasan tersebut, termasuk aspek kebersihan, keamanan, kenyamanan, penataan pedagang, serta keberlanjutan aktivitas UMKM. Dengan pengelolaan yang baik, “Toma Kuliner Evav” berpotensi menjadi salah satu ruang ekonomi kreatif sekaligus tempat promosi produk khas masyarakat Maluku Tenggara.

Reaktivasi pasar malam ini pada akhirnya diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan penataan pedagang, tetapi juga menciptakan ekosistem UMKM yang semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat daerah.

Editor: Thony Pohwain

WARTA NUSANTARA
“Menyajikan Fakta, Menginspirasi Bangsa.”

×
Berita Terbaru Update