SADENG KOLOT – Musim kemarau yang mulai melanda wilayah Kabupaten Bogor, khususnya di Kampung Sukarakyat, Desa Sadengkolot, Kecamatan Leuwisadeng, mulai membawa dampak nyata bagi kehidupan warga. Kekeringan yang terjadi membuat sumber air bersih di beberapa titik mulai menyusut, sehingga warga terpaksa kembali mengandalkan sungai untuk kebutuhan mandi, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya.
Pantauan wartanusantara. Senin (27/7/2026), terlihat sejumlah warga, termasuk anak-anak, berjalan kaki menuju aliran sungai terdekat membawa ember dan bak air untuk memenuhi kebutuhan harian. Kondisi ini terjadi karena sumur-sumur warga mulai dangkal dan debit air berkurang drastis seiring dengan berkurangnya curah hujan selama beberapa pekan terakhir.
"Sekarang air sumur sudah sangat sedikit, kadang harus menunggu lama baru dapat air. Jadi kami terpaksa ambil air di sungai untuk mandi dan cuci, hanya untuk minum kami usahakan cari yang layak," ujar salah satu warga setempat.
Jalanan menuju lokasi pengambilan air pun cukup terjal dan jauh dari pemukiman, membuat warga harus berjalan berjam-jam bolak-balik. Hal ini tentu sangat memberatkan, terutama bagi ibu rumah tangga dan anak-anak yang harus berangkat sekolah.
Warga berharap pemerintah daerah segera menanggapi situasi ini dengan menyediakan bantuan air bersih, maupun mencari solusi jangka panjang seperti pengeboran sumur baru atau penyaluran air bersih, agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi hingga musim hujan tiba.
(Yoyon Sution)
